OPTIMALISASI DISTRIBUSI RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KELURAHAN BANTA-BANTAENG KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR
Abstrak
Luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) suatu wilayah yang ideal adalah minimal 30% dari luas kawasan perkotaan. Namun dalam kenyataannya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dihampir semua kota di Indonesia rata-rata baru mencapai 10% dari luas wilayah. Ketersediaan Ruang terbuka Hijau yang terbatas dan sebaran yang tidak merata serta terkonsentrasinya ruang terbuka hijau pada titik-titik tertentu di beberapa wilayah mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan kota menjadi timpang dan cenderung semrawut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan untuk menganalisis optimalisasi distribusi Ruang Terbuka hijau menurut jenis dan fungsinya di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar dengan mengambil lokasi studi pada Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Kota Makassar, dengan waktu penelitian mulai dari bulan Juli 2016 sampai dengan bulan April 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi ketersediaan jenis dan fungsi Ruang Terbuka Hijau sedangkan metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan kebutuhan dan distribusi ruang terbuka hijau di Kota Makassar melalui perhitungan rumus matematis sederhana dan proyeksi jumlah penduduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan ruang terbuka Hijau di Kota Makassar khususnya di Kelurahan Banta-bantaeng belum memenuhi standard kebutuhan ruang terbuka Hijau ditinjau dari luas wilayah dan jumlah penduduk. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penyebaran ruang terbuka belum terdistribusi secara optimal diantaranya karena terbatasnya ruang kosong di beberapa wilayah Kelurahan Banta-bantaeng yang disebabkan oleh padatnya permukiman penduduk
Referensi
Budihardjo, Eko, (ed), 2009, Arsitektur Indonesia dari Perspektif Budaya, Alumni, Bandung
De Chiara, Joseph dan Lee E. Koppelman, 2005, Standar Perencanaan Tapak, Erlangga, Jakarta
Darmawan, Edy, 2005, Ruang Publik Dalam Pengembangan Spasial Kota, Proceeding Seminar Nasional Peran Ruang Publik Dalam Pengembangan Sektor Properti dan Kota, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unipersitas Diponegoro, Semarang
Hakim, Rustam, 1991, Tahapan dan Proses Perancangan dalam Arsitektur Lansekap, Universitas Trisakti, Jakarta.
Purnomo, Agus B, 2009, Teknik Kuantitatif Untuk Arsitektur dan Perancangan Kota, Rajawali Press, Jakarta
Purwanto, Edi, 2005, Ruang Publik sebagai Setting Perkotaan, Proceeding Seminar Nasional Peran Ruang Publik Dalam Pengembangan Sektor Properti dan Kota, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unipersitas Diponegoro, Semarang
Siregar, Laksmi G., 2005, Penyediaan Ruang Publik yang Me"Manusiawi"kan Kehidupan Kot Proceeding Seminar Nasional Peran Ruang Publik Dalam Pengembangan Sektor Properti dan Kota, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unipersitas Diponegoro, Semarang.
Singarimbun, Masri dan Sofian Efendi, 1989, Metode Penelitian Survey, LP3ES, Jakarta
Sukawi, 2005, Proceeding Seminar Nasional Peran Ruang Publik Dalam Pengembangan Sektor Properti dan Kota, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unipersitas Diponegoro, Semarang Peran Taman Kota sebagai Ruang Publik di Perkotaan, Studi kasus Taman Menetri Supeno Semarang,
Yosita, Lucy, 2005, Ruang Publik di Lingkungan Perumahan Permukiman Sebuah Telaah Perbandingan antara Kondisi di Indonesia dengan Negara-Negara Maju, Proceeding Seminar Nasional Peran Ruang Publik Dalam Pengembangan Sektor Properti dan Kota, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unipersitas Diponegoro, Semarang
Authors who publish with Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





























