STUDI KELAYAKAN DAN PERSYARATAN RUANG SHALAT BERDASARKAN SYARAT RUANG SHALAT DALAM ISLAM STUDI KASUS MASJID AL-MARKAZ AL-LSLAMI DI KABUPATEN MAROS
Abstrak
Dengan perkembangan akan kebutuhan manusia baik itu kebutuhan yang hubungan antara sesama manusia juga kebutuhan akan hubungan manusia dengan pencipta-Nya. Dengan demikian perlu adanya kegiatan untuk mengkaji ruang shalat sebagai fungsi utama ditinjau dari syarat ruang peribadatan Islam. Kajian ini dilakukan pada Masjid Al Markaz Al Islami yang merupakan masjid utama, menampung berbagai macam kegiatan keagamaan dan sosial. Dengan adanya kompeksitas ruang, diharapkan ketentuan mendasar yang berkaitan dengan fungsi utama tidak terabaikan, seperti kesucian tempat, arah kiblat, pemisahan gender, pengaturan shaf, mihrab dan mimbar, dan perangkat pelengkap ruang shalat lainnya. Ada sedikit kekurangan pada aspek kesucian tempat yaitu batas antara area suci dan najis yang diinterpretasikan dengan memberikan perbedaan warna dan tekstur lantai, dan ketinggiannya, secara visual masih belum cukup ditangkap oleh para jamaah. Begitu juga dengan aspek pengaturan shaf yang menjadi sedikit lebih renggang karena keberadaan permadani dengan motif yang bersekat-sekat dan akustik ruang yang masih terdengar gaung, dengan jarak yang masih bisa ditolerans
Referensi
Al-Qaradhawi, Yusuf. Tuntunan Membangun Masjid. Jakarta: Gema Insani Press, 2000.
Bahar, M. Arsyad. Evaluasi Terhadap Aspek Kebersihan dan Kesucian Dalam Perancangan Arsitektur Masjid. Journal of Islamic Architecture. Universiti Kebangsaan Malaysia. Malaysia.
Husain, Huri Y. 2011. Fikih Masjid, 2012. Kemenag Bantul. Cara Mudah dan Sederhana Menentukan Arah Kiblat yang Benar, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2012.
Nugroho, F. Karpet Sajadah Merusak Shaf, 2011.
www.kemenagbantul.go.id (Diakses pada hari Jum’at, tanggal 5 Februari 2016).
www.edisipertama.wordpress.com (Diakses pada hari Jum’at, tanggal 3 Februari 2016).
Authors who publish with Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





























