TRANSFORMASI FUNGSI JALAN UMUM SEBAGAI RUANG PUBLIK BAGI MASYARAKAT URBAN Studi Kasus: Bundaran Lungsir Bandar Lampung
Abstract
Jalan sejatinya berfungsi sebagai prasarana transportasi darat yang menghubungkan suatu tempat ke tempat lain. Sementara itu Jalan Umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum dan untuk kepentingan umum. Namun seiring berkembangnya suatu kota dan bertambahnya jumlah penduduk, fungsi jalan umum yang semula hanya sebagai prasarana lalu lintas mengalami transformasi fungsi. Jalan Umum yang semula hanya mempunya fungsi tunggal berubah menjadi suatu tempat yang dapat berfungsi ganda. Jalan Umum digunakan sebagai tempat efektif untuk menyebar informasi melalui konvoi dan pawai. selain itu, digunakan juga sebagai media sosialisasi pasif untuk mencitrakan identitas suatu kota kepada pengguna jalan dengan cara mendesain ruang-ruang pembentuknya yaitu melalui desain monumen dan atau landscape yang diletakkan pada median jalan atau bundaran. Jalan umum di suatu kota khususnya pada kota-kota besar belakangan ini banyak digunakan untuk aktivitas sosial masyarakat seperti perayaan peristiwa penting, pesta rakyat, olah raga massal, dan aktivitas sejenis yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Namun seiring mendesaknya kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan ruang publik dan sarana rekreatif non komersil, Jalan Umum dijadikan ruang publik tanpa mengenal waktu atau momen tertentu. Salah satu contohnya adalah pada Jalan Umum di sekitar Bundaran Lungsir Bandar Lampung. Jalan umum di sekitar Bundaran Lungsir memiliki suasana spasial potensial yang mudah dikenali yaitu terdapat masjid besar bersejarah, monumen Patung Pengantin, pandangan langsung ke arah laut dan dimensi jalan yang sangat lebar. Penelitian ini akan menganalisa tentang bagaimana jalan umum di sekitar Bundaran Lungsir bertransformasi menjadi ruang publik yang sangat diminati di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini akan menganalisa asal muasal dan pengaruh-pengaruh yang menyebabkan terjadinya transformasi pada jalan umum di sekitar Bundaran Lungsir. Dengan menggunakan metoda sinkronik – diakronik penelitian ini akan menghasilkan ilustrasi kronologis tentang proses terjadinya transformasi fungsi jalan umum menjadi ruang publik dengan memetakan waktu dibangunnya fasilitas fisik dan spasial yang membentuk citra visual ruas jalan umum di sekitar Bundaran Lungsir. Selain itu penelitian ini juga akan dilakukan secara kualitatif – eksploratif dengan mewawancarai pengguna jalan umum untuk mengetahui motivasi masyarakat yang datang dan menggunakan sebagai ruang publik.
References
Carmona, Matthew. Heath, Tim. Oc, Taner. Tiesdell, Steven. 2003. “Public Places-Urban Space”: Architectural Press.
Carr,Stephen, et al.; “Public Space”; Cambridge University Press; 1992
Ching, Francis D.K. Architecture : “Form, Space And Order”; Van Nostrand Reinhold Company. New York; 1996.
Habraken, N.J ; “ The Structure of The Ordinary” ; MIT Press; 1998
Jencks, Charles. Kropf, Karl ; “Theories And Manifestoes Of Contemporary Architecture” ; Wiley-Academy; 1997
Jiang, Shan. Ferreira, Joseph. Gonzales, Marta C.; “Discovering urban spatial-temporal structure from human activity patterns” : Association for Computing Machinery (ACM); 2012
Madanipour, Ali; “Design of Urban Space, An Inquiry Into A Socio-spatial Process” ; Wiley; 1996
Trancik, Roger; “Finding Lost Space, Theories of Urban Design” ; Van Nostrand Reinhold Company; 1986

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





























