ANALISIS UJI ROTARY BENDING DAN STRUKTUR MICRO PADA WELDING BAJA AISI 1045 BERDASARKAN VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW
Abstrak
Pengelasan (welding) adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara
mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan
atau tanpa logam tambahan dan menghasilkan sambungan yang kontinu. Pengelasan sangat
berpengaruh terhadap pemilihan arus yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
kekutan Rotary Bending pada Baja AISI 1045.Pengujian Rotary Bending (Fatique) dilakukan
sebanyak tiga kali dengan variasi pembebanan 10 kg, 12 kg,dan 14 kg. Spesimen yang
digunakan berdasarkan berdasarkan standar ASTM E466. Pembuatan spesimen dilakukan
dengan menggunakan mesin bubut. Uji lelah dilakukan dengan menggunakan mesin uji rotary
bending.
Hasil pengujian rotary bending (fatigue) pada Baja AISI 1045 setelah pengelasan
dengan arus 95 ampere pada beban 10 kg jumlah siklus maksimum yang dihasilkan sebesar
469.545 siklus, 100 ampere 323.582 siklus, 105 Ampere 228.970 siklus sedangkan spesimen
normal (tanpa pengelasan) 165.294 siklus. Hasil pengujian pengujian rotary bending (fatigue)
menghasilkan jumlah siklus tertinggi sebesar 469.545 siklus sedangkan material normal
(tanpa pengelasan) jumlah siklus yang dihasilkan terendah yaitu 165.294 siklus.



