ANALISIS SIFAT MEKANIS KOMPOSIT SERAT BATANG MELINJO DENGAN PERLAKUAN PERENDAMAN NaOH
Abstrak
Salah satu dari pemanfaatan material komposit dengan penguat serat alam telah diaplikasikan oleh para produsen mobil sebagai bahan penguat panel mobil, tempat duduk belakang, dashboard, dan perangkat interior lainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik dan impak dari perpaduan antara resin dan serat melinjo ( gnetum gnemon ) dengan perbandingan resin 90% dan serat melinjo ( gnetum gnemon ) 10%. Pada penelitian ini bahan yang dipergunakan adalah perpaduan antara resin, katalis dan serat melinjo ( gnetum gnemon ). Dengan ketebalan spesimen 10 mm, lebar 20 mm dan panjang 200 mm. Pembuatan spesimen dilakukan dengan cara menuangkan resin dan serat kedalam suatu wadah atau cetakan yang terbuat dari besi plat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai tegangan maka kekuatan tarik semakin tinggi. Dimana pada persentase campuran resin 90% dan serat ijuk 10%, memiliki tegangan maksimum 32,571 N/mm² dan regangan 5,036 % untuk serat acak tanpa perlakuan dan untuk serat acak perlakuan NaOH memiliki tegangan maksimum 37,714 N/mm² dan regangan 7,540 % sedangkan untuk serat lurus tanpa perlakuan memiliki tegangan maksimum 46,800 N/mm² dan regangan 9,304 % dan serat lurus perlakuan NaOH memiliki tegangan maksimum 52,000 N/mm² dan regangan 8,726 %. dan presentase campuran resin 90% dan serat ijuk 10% pada pengujian impak yang di dapatkan harga terbesar sekitar 695,49 J/mm² dan di dapatkan harga terkecil pada pengujian impak sekitar 668,97 J/mm² untuk serat acak tanpa perlakuan dan serat acak perlakuan NaOH harga terbesar sekitar 695,49 J/mm² dan di dapatkan harga terkecil sekitar 668,97 J/mm² sedangkan untuk serat lurus tanpa perlakuan di dapatkan harga terbesar sekitar 805,00 J/mm² dan di dapatkan harga terkecil sekitar 695,49 J/mm² dan serat lurus perlakuan NaOH di dapatkan harga terbesar sekitar 695,49 J/mm² dan di dapatkan harga terkecil sekitar 606,53 J/mm².



