Kajian Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan pada Konsep Rancangan Balai RW 7 Kelurahan Tlogomas Kota Malang

  • Hamka Hamka Institut Teknologi Nasional Malang
Keywords: Balai RW, arsitektur berkelajutan, pendekatan desain

Abstract

 

Balai RW merupakan salah satu fasilitas umum yang perlu dimiliki warga dilingkup permukiman perkotaan. Fungsinya sebagai wadah sosial masyarakat untuk berkumpul dan melakukan kegiatan sosial budaya seperti berolahraga, pelatihan, layanan kesehatan seperti posyandu, kesenian dan juga kegiatan keagamaan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk melakukan kajian analisis pendekatan aspek arsitektur berkelanjutan untuk diterapkan pada konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari. Metode pembahasan yang digunakan adalah metode kualitatif analisis deskriptif yang dilengkapi dengan gambar-gambar proses analisis dan konsep rancangan. Pembahasan kajian ini merupakan tahapan general study pada proses desain yaitu proses identifikasi dan analisis untuk mencari sebuah usulan konsep rancangan. Hasilnya ditemukan bahwa pendekatan berkelanjutan yang dapat diterapkan pada perancangan arsitektur meliputi aspek sosial, ekonomi dan lingkungan. Ketiganya saling terkait satu sama lain untuk memberikan dampak peningkatan kualitas pada building performance, lingkungan tapak, dan juga manusianya. Masing-masing aspek memiliki variabel yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan konsep desain Balai RW 7 Kelurahan Merjosari Kota Malang.

References

Amin, M. N., Winarto, Y., & Marlina, A. (2019). Penerapan Prinsip Arsitektur Berkelanjutan Pada Perencanaan Kampung Pangan Lestari di Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Jurnal SENTHONG, 2(2), 383–394. https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/senthong/article/view/1049
Harda, I. D., & Kridarso, E. R. (2022). Lemhannas Ri Di Jakarta Pusat Concept of Sustainable Architecture in the Lemhannas Ri Tower Building in Central Jakarta. 140–147.
Harjanto, S. T., & Hamka. (2021). Sustainable Landscape Criteria in Design Concept of Taman Merah Kampung Pelangi, Malang City. International Journal of Architecture and Urbanism, 5(1), 100–113. https://doi.org/10.32734/ijau.v5i1.5321
Hidayatulloh, S., & Anisa. (2021). Kajian Prinsip Arsitektur Berkelanjutan Pada Bangunan Perkantoran (Studi Kasus: Menara Bca Jakarta). Media Matrasain, 18(1), 89–97.
Imran, M. (2016). Material Konstruksi Ramah Lingkungan. Radial, 14(2), 373.
Istiadji, D., Hardiman, G., & Satwiko, P. (2017). Studi Kerangka Konseptual Resilience Dalam Konstelasi Konsep Gerakan Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Departemen Arsitektur Magister Arsitektur Program Doktor Arsitektur Dan Perkotaan Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, 7, 8526.
Kunszt, G. (2003). Sustainable architecture. Periodica Polytechnica Civil Engineering, 47(1), 5–10. https://doi.org/10.4324/9781315543017-17
Lami, I. M., & Mecca, B. (2021). Assessing social sustainability for achieving sustainable architecture. Sustainability (Switzerland), 13(1), 1–21. https://doi.org/10.3390/su13010142
Lawson, B. (2005). How designers think. In Design Studies (Fourt, Vol. 2, Issue 1). https://doi.org/10.1016/0142-694x(81)90033-8
Maharlika, F., & Fatimah, D. F. (2019). Tinjauan Konsep Desain Berkelanjutan pada Arsitektur Rumah Tinggal di Desa Adat Kampung Naga. Waca Cipta Ruang, 5(1), 337–342. https://doi.org/10.34010/wcr.v5i1.1655
Tanuwidjaja, G. (2018). Desain Arsitektur Berkelanjutan di Indonesia: MSc . Dosen Jurusan Arsitektur Universitas Kristen Petra Abstrak. Arsitektur Universitas Kristen Petra.
Ulinata, Jura, C. A., & Simanjuntak, F. S. (2022). PENERAPAN KONSEP SUSTAINABLE ARCHITECTURE PADA BANGUNAN PASAR MODERN DI KAWASAN. Arsitekno, 9(2), 43–49.
Published
2023-02-27
How to Cite
1.
Hamka H. Kajian Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan pada Konsep Rancangan Balai RW 7 Kelurahan Tlogomas Kota Malang . Losari J.Ars Kot Man [Internet]. 2023Feb.27 [cited 2026May13];8(01):1-10. Available from: https://jurnalftlama.umi.ac.id/index.php/losari/article/view/577
Section
Artikel