Pengendalian Penyimpangan Pemanfaatan Ruang di Kawasan Pesisir Pantai Kota Makassar

  • Daus Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Muhamadiyah Makassar
  • Nini Apriani Rumata Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Muhamadiyah Makassar
  • Rizka Damayanti Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Muhamadiyah Makassar
  • M. Ansyari Syamsuddin B Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Muhamadiyah Makassar
Keywords: Deviation, space utilization, Deviation, space utilization, coastal area, Makassar City.

Abstract

The coastal area of ​​Makassar city provides productive natural resources both as a source of food, mineral and energy mining, communication media as well as recreation or tourism areas, this has consequences in managing various existing potentials, especially coastal areas, and overcoming the obstacles and challenges faced. The purpose of the study is to explain the factors that influence the occurrence of spatial utilization deviations and how to control space utilization deviations. The location of the research was carried out in the Coastal Area, Tamalanrea District, Makassar City, which experienced a very fast and rapid process of land use change, it was suspected that there was various land uses as magnets that could attract the growth and development of other land use activities. The method used consists of the observation method and the Questionnaire method in a qualitative-quantitative descriptive analysis through a cross-tabulation approach and a descriptive analysis of Law Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning. The factors that influence the occurrence of spatial use deviations in the coastal area of ​​Tamalanrea District are the substance of the spatial plan, the rules/stipulations factor, the process, and procedure factor, the institutional factor, and the unavailability of the standard and technical rules for the use of space. As well as the absence of a detailed spatial plan for Makassar City, it is difficult to control the use of space in the Coastal Area of ​​Tamalanrea District.

References

1. Khaerani, Reny, Santun R. P. Sitorus, and Omo Rusdiana. Analisis Penyimpangan Penggunaan Lahan Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sumedang. TATALOKA. 2018; 20(4):399. doi: 10.14710/tataloka.20.4.399-409.

2. Prayitno, Sigit, Setia Hadi, and Manuwoto Manuwoto. Sinkronisasi Tata Ruang Wilayah Kota Bogor Dalam Mendukung Program Pembangunan. TATALOKA. 2016;18(2):96. doi: 10.14710/tataloka.18.2.96-107.

3. Yunus, H. S. Manajemen Kota: Perspektif Spasial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2005.

4. Suleman, Yuliani, and Taufiqur Rachman. Tinjauan Degradasi Lingkungan Pesisir Dan Laut Kota Makassar Terhadap Kebijakan Pengelolaan Kawasan Pesisir. SENSISTEK. 2018; 26–32.

5. Darmansyah, Aidi, Sudaryono Sudaryono, and Deva Fosterharoldas Swasto. Perubahan Permukiman Nelayan Pasca Reklamasi Pantai Di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso Makassar. Jurnal Teknosains. 2019; 8(2):158. doi: 10.22146/teknosains.37731.

6. Badan Pusat Statistik (BPS). Kota Makassar Dalam Angka Tahun 2019. Makassar. 2019.

7. Mukti Ali, Slamet Trisutomo, Sri Aliah Ekawati, Resti Kharisma. Karakteristik Pola Penggunaan Lahan Kawasan Pesisir Kota Makassar Studi Kasus: Delta Sungai Jeneberang. Pp. 309–18 in Prosiding seminar nasional perencanaan pembangunan inklusif desa kota. 2017

8. Gulo, W. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Gramedia; 2002.

9. Departeman Pekerjaan Umum. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. Jakarta. 2007.

10. Dirjen Penaataan Ruang Departemen PU. Konsep Dasar Panduan Penyusunan Peraturan Zonasi Wilayah Perkotaan. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum; 2006.
Published
2022-08-31
How to Cite
1.
Firdaus, Rumata NA, Rizka Damayanti, Syamsuddin B MA. Pengendalian Penyimpangan Pemanfaatan Ruang di Kawasan Pesisir Pantai Kota Makassar. Losari J.Ars Kot Man [Internet]. 2022Aug.31 [cited 2026Apr.24];7(2):173-85. Available from: https://jurnalftlama.umi.ac.id/index.php/losari/article/view/422
Section
Artikel