PERUBAHAN FUNGSI LANSEKAP TERHADAP PENINGKATAN TEMPERATUR UDARA DI LINGKUNGAN KOTA MAKASSAR
Abstract
Pertumbuhan kota sangat cepat dalam kurun waktu relatif singkat. Adanya tuntutan sarana dan prasarana, tuntutan akan pusat pertokoan, mall, kawasan permukiman baru, daerah industri, termasuk makin semaraknya kegiatan di bidang pariwisata menyebabkan lahan perkotaan semakin padat. Banyaknya lahan terbangun semakin menekan lahan terbuka. Perubahan fungsi lanskap tersebut tentu memiliki dampak terhadap peningkatan temperatur udara dan pembentukan pulau panas (heat island) di kawasan kota. Makalah ini fokus akan melihat perubahan fungsi lanskap yang terjadi di Kota Makassar dari beberapa dekade. Perubahan lanskap dalam hal ini merupakan perubahan penggunaan lahan dan fungsi lanskap, meliputi: lahan terbangun (permukiman, pertokoan, perkantoran bangunan pemerintah, fasilitas umum, dan lai-lain), lahan terbuka (taman / lapangan), lahan berair (tambak, rawa-rawa, sungai, waduk dan kanal), lahan garapan (persawahan), dan lahan hijau (kebun dan hutan). Perubahan fungsi lanskap dari area terbuka menjadi kota yang tertutup dan padat, mencerminkan tingginya temperatur udara di lingkungan tersebut. Untuk mendapatkan dukungan data yang akurat dilakukan dokumentasi yang relevan, terkait; data tutupan lahan, interpretasi peta sejarah, foto udara dan pengumpulan data statistik.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





























