PEMBUATAN ANAEROBIC BIODIGESTER DARI LIMBAH ENCENG GONDOK DAN KOTORANSAPI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF SKALA RUMAH TANGGA
Abstract
Salah satu energi alternatif yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan biogas khususnya
skala rumah tangga. Biogas merupakan sumber energi alternatif yang dapat diperbarui
(renewable energy) melalui alat digester biogas yang disiapkan pada ukurankecil untuk skala
rumah tangga. Pada produksi biogas skala rumah tangga umumnya menggunakan teknologi
fermentasi anaerobic dalam satu biodigester. Penelitian tentang produksi biogas dari kotoran
sapi telah banyak dilakukan namun usaha pemanfaatannya sebagai sumber energi skala
rumah tangga masih perlu diupayakan. Permasalahan biogas saat ini berkaitan dengan system
peralatan, bahan baku dan besarnya tekanan biogas yang masih belum diketahui. Sehingga
pada kegiatan penelitian ini telah dibuat biodigester dengan system (floating drum)
berdasarkan pemanfaatan eceng gondok, kotoran sapi, dan air. Sehingga variable yang telah
di datadengan perbandingan 25%: 75%: 7 liter, 50%: 50%: 7 liter, 75%: 25%: 7 liter dengan
kapasitas drum 42 liter.
Hasil analisis yang didapatkan menunujukkan perbandingan nilai dari beberapa variable yang
berbeda yang mana pada 50%: 50%: 7 liter mendapatkan nilai tekanan rata-rata yang sangat
tinggi sesusai data pengukuran dengan dibandingkan variable yang lain. Diasumsikan bahwa
limbah yang berada dalam digester bekerja dengan cukup baik dengan hasil tekanan rata-rata
sebesar 101,847 kPa. Untuk variable 25%: 75%: 7 liter di dapatkan hasil tekanan rata-rata
sebesar 101,553 kPa. Dan variable terakhir yaitu 75%: 25%: 7 liter didapatkan hasil tekanan
rata-rata sebesar 101,333 kPadengan waktu pengamatan selama 120 jam dalam kurun waktu
10 hari.



