https://jurnalftlama.umi.ac.id/index.php/JILMATEKS/issue/feedJurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil 2023-10-04T03:37:46+00:00Andi Alifuddinandi.alifuddin@umi.ac.idOpen Journal Systems<p>JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil merupakan media publikasi tulisan ilmiah yang dibentuk oleh tim pengelola jurnal Program Studi Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia untuk mempublikasikan jurnal mahasiswa(i) teknik sipil berdasarkan hasil penelitian di bawah bimbingan dan arahan para dosen Program Studi Teknik Sipil dalam menghasilkan luaran penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi bagi kemajuan sains dan teknologi khususnya di bidang Teknik Sipil yang meliputi Teknik Struktur, Geoteknik, Teknik Transportasi, Teknik Keairan, dan Manajemen Konstruksi.</p>https://jurnalftlama.umi.ac.id/index.php/JILMATEKS/article/view/747Studi Kapasitas dan Debit Banjir pada Sungai Tallo Kota Makassar2023-09-21T02:33:53+00:00M Yoesril Al-Qadriyoesril1218@gmail.comMuhammad Ichsanmuhammadichsanrsd@gmail.comRatna Musaratnamusaa@gmail.comMuhammad Harismuhharis.umar@umi.ac.idAndi Amin Latifaminlatif1970@gmail.com<p>Sungai Tallo adalah sungai yang membelah Kota Makassar. Sungai ini bermuara di Selat Makassar dan sungai ini melewati 3 kabupaten / kota, Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros. Sungai ini memiliki panjang 72 km. Tingginya curah hujan serta faktor manusia yang menyebabkan perubahan karakteristik terutama pada daerah hulu menjadikan air dari aliran Hulu Sungai Tallo ini pada musim hujan sering meluap. Persoalan ini muncul karena daya tampung DAS lebih rendah dari debit banjir dan daya tampung saluran sungai lebih kecil dari debit banjir. Untuk mengatasi persoalan diatas perlu ditinjau seberapakah kemampuan suatu DAS dapat menampung limpasan puncak yang terjadi dan kapasitas tampung sungai dalam menahan debit banjir tersebut. Hasil debit banjir rencana maksimum hidrograf satuan sintetik nakayasu berdasarkan data curah hujan kala ulang 2 tahun = 1104,45 m3/det, kala ulang 5 tahun = 1712,46 m3/det kala ulang 10 tahun = 2104,28 m3/det, kala ulang 25 tahun = 2576,97 m3/det, kala ulang 50 tahun = 2911,34 m3/det kala ulang 100 tahun = 3229,68 m3/det dibandingkan dengan Q maksimum = 3,1958 m3/det. Debit banjir rencana pada kala ulang 50 tahun = 2911,34 m3/det dibandingkan dengan Q kapasitas sungai = 2,8312 m3/det.</p>2023-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) https://jurnalftlama.umi.ac.id/index.php/JILMATEKS/article/view/750Analisis Faktor-Faktor dan Identifikasi Titik Kemacetan di Jalan Batua Raya, Kota Makassar2023-09-25T14:58:12+00:00Muhammad Mahathir Dirgantaramdirga031@gmail.comMuh Maksum Syaifullahmaccung97@gmail.comLambang Basri Saidlambangbasri.said@umi.ac.idMukhtar Thahir Syarkawimukhtartahir.sarkawi@umi.ac.idSt Fatmah Arsalfatmah.arsal07@gmail.com<p>Jalan Batua Raya mengalami kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh tingginya volume kendaraan berbanding terbalik dengan kapasitas yang ada. Dari jenis jalan merupakan jalan sekunder yang memiliki Panjang ruas jalan 1,32km. Maksud tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi titik-titik dan mengetahui faktor-faktor penyebab kemacetan,dan memberikan alternatif solusinya. Dari hasil analisis penelitian maka titik yang mengalami kemacetan terbesar adalah pada titik 4,yaitu di sekitar jembatan batua raya dengan volume lalu lintas sebesar 1063 smp/jam,hambatan samping sebesar 595,2 dengan kelas H (height),kapasitas sebesar 1242,35 smp/jam,nilai derajat kejenuhan sebesar 0,86 dan tingkat pelayanan E</p>2023-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) https://jurnalftlama.umi.ac.id/index.php/JILMATEKS/article/view/757Analisa Kapasitas Tampungan Perencanaan Embung Biringere Semen Tonasa Kabupaten Pangkajene Kepulauan2023-10-04T03:37:46+00:00Robi Erwinrobiewink@gmail.comAnny Yulianaannyaulia@gmail.comRatna Musaratnamusa@umi.ac.idAli Mallombasialimallombasi@umi.ac.idMuh Haris Umarmuhharis.umar@umi.ac.id<p>Kebutuhan akan air yang semakin meningkat seiring dengan aktifitas masyarakat di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Tabo-Tabo, serta penambahan kapasitas produksi pabrik menyebabkan persoalan keseimbangan antara ketersediaan air dan kebutuhan air di lingkungan Semen Tonasa, Pangkep, utamanya di musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas dan konstruksi Embung Semen Tonasa. Lokasi tepatnya di sisi selatan pabrik Tonasa V dan area tersebut adalah kolam tanah ex. Penambangan tanah liat. Dengan luas 183.919 m² dan keliling 1879 m. Analisis yang dilakukan yaitu menghitung ketersediaan dan kebutuhan air baku di lingkungan Semen Tonasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air baku domestic dan non domestic dijumlahkan sehingga didapatkan hasil total sebesar 1702675m<sup>3</sup>. Hasil ini akan dipakai untuk analisis kapasitas embung. Kapasitas embung untuk memenuhi ketersediaan air baku berdasarkan kebutuhan air dan berdasarkan debit sebesar 2213486.33 m<sup>3</sup> rancangan tinggi embung yang digunakan adalah 4.5 m. Volume maksimum embung yang didapatkan adalah 856,88 mm/det pada elevasi 38.5 m dengan asumsi mengutamakan pada kapasitas tampung embung berdasarkan pada kebutuhan air (Vn)= 2213486.33 m<sup>3</sup>. Berdasarkan pada hasil analisis diperoleh bahwa dari penggunaan ketiga metode dalam analsikapasitas embung yang paling efektif dan mendekati yaitu metode mock, dengan elevansi 38.5, luas 6.331.36 ketinggian 4.5 meter, dengan daya tampung 3.084.00 dan Volume Kumulatif (m<sup>3</sup>) 22.205,39.</p>2023-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c)