Pengaruh Penambahan Abu Ampas Sagu Terhadap Kuat Geser Tanah Lempeng

  • Agung Darmanto Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Ariyant Nufri Muhammad Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Winarno Arifin Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Muliadi Aminuddin Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
  • Mukti Maruddin Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Tanah, kuat geser, sagu

Abstract

Tanah sangat berguna sebagai bahan bangunan pada berbagai pekerjaan di dunia teknik sipilan, baik itu konstruksi bangunan maupun konstruksi jalan. Pada pekerjaan dunia konstruksi jalan membutuhkan tanah dasar yang baik untuk meletakkan bagian-bagian pekerjaan jalan yang diletakkan diatas tanah tersebut. Limbah ampas sagu bersifat lignoselulosik, memiliki serat kasar dan sukar membusuk. dimanfaatkan masyarakat untuk digunakan sebagai bangunan rumah, terutama daun, dahan dan kulit batang sagu. Pengujian bahan dasar ini di maksudkan untuk mengetahui sifat-sifat dan kandungan yang terkandung pada tanah sebagai bahan pencampuran untuk dapat di campurkan pada bahan pengujian. Penambahan abu hasil pembakaran ampas sagu dengan persentase 2%, 4%, 6%, 8%, 10% mengalami peningkatan tertinggi pada variasi persentase 6%, dengan nilai kuat tekan tak terganggu sebelum penambahan sebanyak 0,1892 Kg/cm2 menjadi 0,3136kg/cm2. Berdasarkan analisa hasil dan pembahasan bahwa abu hasil pembakaran ampas sagu sangat mempengaruhi kondisi tanah, hal ini terlihat nilai sifat fisis tanah dan mekanis tanah yang mengalami peningkatan atau penurunan. Tentu saja hal ini di pengaruhi oleh abu ampas sagu, yang dimana abu hasil pembakaran ampas sagu ini memiliki kandungan yang dapat mengubah kondisi tanah lempung.

Published
2019-07-31
Section
Articles